Berawal dari media sosial pemuda Desa Plompong berurusan dengan polisi

| Kawal Jateng | 27 September 2019 | 2145
Foto: Sejumlah Pemuda Ansor Banser, melaporkan ujaran kebencian yang dilakukan warga desa Plompong

Jurnaljateng.com, Kabupaten Brebes - Berawal dari postingan media sosial facebook, seorang pemuda desa plompong harus berurusan dengan polisi

Peringatan bagi pengguna media sosial agar lebih berhati-hati dalam mengshare status, IA pemuda desa plompong harus berurusan dengan kepolisian setelah memposting ujaran kebencian terhadap Barisan Ansor Serbaguna (BANSER). Pemilik akun yasa ilyasa ini dengan sengaja mengshare video orasi pada acara parade tauhid solo dengan menambahkan caption "haha ada juga ya namanya banci serem".

Hal ini dibenarkan oleh salah satu anggota banser desa Plompong yang tidak mau disebut identitasnya.

"Ya benar, sodara ilyasa ini kami laporkan atas ujaran kebencian yang dishare melalui facebooknya" ujarnya.

menurutnya, bukan sekali ini IA memposting ujaran kebencian dan provokatif terhadap banser, utamanya terhadap NU.

"Sebenarnya sudah beberapa kali dia melakukan itu, ini berdasarkan pantauan sahabat-sahabat banser"

Dihubungi melalui Whatsapp, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Sirampog, taufik Hidayatulloh S.H, menyatakan bahwa laporan sudah masuk Kanit Kriminal Brebes dan akan segera diproses namun kelanjutanya menunggu proses mediasi yang akan dilakukan Pengurus Ranting Ansor desa Plompong.

"Ya, sudah resmi kami laporkan pada hari kamis tanggal 5 September 2019, tindak lanjutnya sementara menunggu hasil mediasi dari pengurus Ansor setempat"

Taufik mengatakan, permasalahan ini murni dilakukan oleh IA dan akan dijerat dengan pasal 27 ayat 3 UU ITE.dengan ancaman 6 tahun penjara.

lebih lanjut, taufik menghimbau agar siapapun pengguna sosmed agar lebih bijak dalam menggunakn facebook.

"Siapapun bijaklah bersosmed, jika sudah berurusan yang repot bukan cuma dia sendiri"

Sampai berita ini ditulis status yang dipermasalahkan banser itu sudah tidak tampak lagi diberanda facebook IA, hanya ada ucapan permohonan maaf dari IA atas ujaran kebencianya.(AM)

Masukkan kata kunci...

Social Links