Drama Kolosal Resolusi Jihad Mbah Hasyim Asyari Meriahkan Hari Santri Nasional

| Sekolah & Kampus | 23 Oktober 2019 | 510
Foto: Drama kolosal resolusi jihad Mbah Hasyim asy'ari oleh Siswa SMK Ma'arif NU Cilibur Paguyangan

Jurnaljateng.com, Kabupaten Brebes - Peringatan Hari Santri Nasional di Desa Cilibur Paguyangan Kabupaten Brebes ini berlangsung meriah.

Ratusan santri dari perwakilan berbagai pondok pesantren serta lembaga pendidikan formal lainya dari tingkat SD/MI sederajat, SMP/MTs Sederajat, SMA/SMK sederajat se desa Cilibur memadati halaman SMA Nurul Huda Cilibur yang memang menjadi tuan rumah pada momen Hari Santri Nasional ini, selasa (22/10/2019).

Menariknya setelah dilaksanakanya apel peringatan Hari Santri Nasional dilanjutkan dengan pementasan Drama Kolosal Resolusi Jihad Mbah Hasyim Asy'ari yang di perankan oleh siswa-siswi SMK Ma'arif NU 02 Paguyangan. 

 Mereka tampil memukau, menceritakan semangat perjuangan kaum santri mempertahankan kemerdekaan Indonesia, Drama Kolosal Resolusi Jihad berlangsung cukup dramatis.

Setiap segmen diperagakan oleh santri dengan apik,Iringan musik dan properti khas jaman penjajahan menambah pentas itu semakin menarik.

Sutradara Mutohirin mengatakan Drama Kolosal Resolusi jihad sengaja dipentaskan di hadapan ratusan pengunjung HSN untuk menceritakan sejarah yang sesungguhnya. 

Mengingat, kata Mutohirin, selama ini sejarah mengenai resolusi jihad  masih terkesan belum jelas atau abu-abu, terutama dengan munculnya nama Bung Tomo yang seakan-akan sebagai pahlawan seutuhnya kala itu.

Padahal, Bung Tomo adalah seseorang yang diutus oleh Mbah Hasyim untuk menyebarkan warta tentang resolusi jihad, Sejarah ini yang perlu kita luruskan. Supaya seluruh masyarakat paham betul serta mengerti arti perjuangan dan menjaga Indonesia," imbuh dia.

Sebab itu, atas saran dari Panglima Besar Jenderal Sudirman, Presiden Bung Karno diminta sowan (menghadap) ke Mbah Hasyim Asy'ari untuk meminta nasihat atau fatwa.

Mbah Hasyim kemudian memimpin pertemuan ulama se Tanah Jawa dan Madura."Hingga kemudian lahirlah resolusi jihad itu".

Cerita sejarah yang digunakan untuk menceritakan drama kolosal perjuangan kaum santri ini, diakui Mutohirin memang atas dukunhan dan dibantu oleh beberapa pihak karna memang rencananya akan difilmkan
 
Editing,  ishaqul abadi.
Pengisi suara, Hakim mustofa. 
Edi setiawan
M. Fardani
Khaerul Umam
Pengantar cerita, Irfan mujahidin
Penata koreografi
Fita purniawan,
Rokhimin.

Miftahudin kepala sekolah yang memberikan pertunjukan drama kolosal resolusi jihad ini berharab agar dapat memberikan manfaat pada masyarakat untuk selalu mengenang jasa pahlawan kyai-kyai NU.

Masukkan kata kunci...

Social Links