BPS: Ekspor Jabar Bagus, Neraca Dagang Luar Negeri Surplus

Alief Nugraha | Nasional | 12 Juni 2019 | 42
Foto: Ilustrasi

Jurnaljateng.com, - Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan Ekspor Jawa Barat bulan April 2019 turun 7,33 persen dibanding Maret 2019, dari USD 2,49 milyar menjadi USD 2,31 milyar.

Penurunan disebabkan oleh komoditi Non Migas yang turun 6,81 persen dengan kontribusi terhadap total ekspor mencapai 99,33 persen. Demikian juga ekspor Migas yang menyumbang 0,67 persen, turun hingga 49,31 persen.

Dibanding tahun sebelumnya (y-o-y) ekspor bulan April tahun ini lebih rendah 7,85 persen. Sementara secara kumulatif Januari-April (year-to-date), kinerja total ekspor turun 3,37 persen, disebabkan turunnya ekspor Non Migas sebesar 3,40 persen dan ekspor Migas juga mengalami penurunan 0,12 persen.

“Namun demikian neraca perdagangan Jawa Baratmasih surplus. Nilai neraca perdagangan April 2019 surplus USD 1,27 milyar, kumulatif Januari-April 2019 surplus USD 5,97 milyar,” ujar Kepala BPS Jawa Barat Dodi Herlando.

Pangsa pasar terbesar ekspor Non Migas Jawa Barat tahun 2019 didominasi Amerika Serikat, Jepang dan Thailand masing-masing senilai USD 1.265,43 juta (13,16 persen), USD 791,62 juta (8,23 persen) dan USD 758,98 juta (7,89 persen) dengan peranan ketiganya mencapai 35,87 persen. 

Masukkan kata kunci...

Social Links