Kalau Google Blokir Layanan Huawei di Indonesia, KPPU: Indikasi Pelanggaran Ada

Fio Revel | Nasional | 12 Juni 2019 | 139
Foto: Komisioner KPPU Guntur Syahputra Saragih Dalam Konferensi Pers Di Kantor KPPU Di Jakarta Pusat, Selasa (23/4). (GATRA)

Jurnaljateng.com, - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memastikan adanya pelanggaran jika terjadi pemblokiran layanan google di ponsel pintar Huawei milik masyarakat Indonesia. “Indikasi pelanggaran itu pasti ada,” ucap Komisoner KPPU Guntur Saragih, saat ditemui Keuangan.codi kantornya, Rabu (12/6) siang. 

 

Meskipun demikian, Guntur enggan merinci pelanggaran yang dimaksud. Dirinya beralasan hal itu harus menunggu laporan dari masyarakat terlebih dahulu atau menantikan inisiatif kelembagaan KPPU.

 

Sejauh ini, Guntur mengaku KPPU masih terus melakukan pemantauan terhadap persoalan tersebut. Pasalnya, belum ada reaksi masyarakat terhadap tindakan google tersebut. “Masih monitoring,” ujarnya. 

 

Sebagaimana diketahui, akibat kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Google memutuskan kerjasamanya dengan Huawei. Akibatnya, Huawei kehilangan layanan sistem operasi Android. Seluruh smartphone Huawei yang diluncurkan di luar Tiongkok pun tidak akan menikmati layanan aplikasi Google seperti Gmail dan Google Play. Kondisi tersebut juga terancam terjadi di Indonesia. 

 

(MJ/ AH)

Masukkan kata kunci...

Social Links